Dinperinaker Melaksanakan Padat Karya Normalisasi Saluran Di Kel.Tirto, Kel. Pringrejo Dan Kel. Bendan Pada Tahun 2019

                Sungai merupakan salah satu sarana bagi irigasi pertanian, saluran pembuangan dan jalur bagi aliran air hulu ke hilir . dalam perkembangannya pemeliharaan Sungai harus menjadi syarat mutlak bagi instansi yang membidangi dan memanfaatkan sumber daya air bagi masyarakat sekitarnya.

           Dalam hal pemeliharaan sungai di Kota Pekalongan ,yang kewenangannya berada dibawah Balai sumber daya air kupang Sambong dan pemanfaatannya berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan penataan Ruang Kota Pekalongan , sungai menjadi bagian yang terabaikan dari pantauan , sehingga banyak sungai yang mengalami pendangkalan , pencemaran serta kumuh .Oleh karena itu perlu dilakukan penangganan yang serius masalah kebersihan sungai dengan melibatkan warga sekitar, yaitu dengan membangkitkan kembali sifat kegotongroyongan warga, untuk tetap mempertahankan dan memperkuat keadaan Sungai sehingga tetap dapat dimanfaatkan oleh warga, yaitu dengan melaksanakan sistem padat karya.

1.2     Tujuan :

Tujuan dari pada pelaksanaan padat Karya Normalisasi Sungai adalah dalam rangka membangkitkan kembali sistim gotong royong , mengurangi angka penganguran dan memperbaiki sistem drainase yang ada di Kota Pekalongan , terutama Sungai Klidin , Sungai Belakang Kelurahan Pringrejo , Sungai Bremi dan Sungai Jl. Slamet ( Depan Eks BLK Kota Pekalongan ) hingga Sungai Bremi. Dengan menyerap pekerja / tenaga kerja dari warga sekitar.

1.3     Lokasi Kegiatan Padat Karya :

1.3.1 Kelurahan Tirto :

-Sungai Bremi dimulai dari Jembatan Supriyadi hingga Jembatan Angkatan 66 Kel Pasir Kraton Kramat Sepanjang 1.400 meter

1.3.2 Kelurahan Bendan :

-Sungai jl. Slamet ( Depan Eks BLK ) hingga tembus sungai Bremi (400 meter)

1.3.3 Kelurahan Pringrejo

         - Sungai Klidin sepanjang 700 Meter

         - Sungai Belakang Kelurahan Pringrejo sepanjang 200 Meter

1.4     Sasaran Kegiatan :

1.4.1 Pengangguran, yaitu penduduk yang tidak memiliki pekerjaan atau sedang mencari kerja

1.4.2 Setengah pengangguran, yaitu penduduk yang bekerja dibawah jam kerja normal ( < 35 Jam seminggu ) atau masih mencari  sedia menerima pekerjaan.

1.4.3 Penduduk miskin , yaitu yang memiliki rata rata pengeluaran perkapita per bulan dibawah garis kemiskinan.

1.5.    Manfaat Kegiatan :

1.5.1 Perluasan Kesempatan Kerja Sementara

1.5.2 Penciptaan Upah / Tambahan pendapatan

1.5.3 Peningkatan mutu dan akses pelayanan dasar

1.6     Pembiayaan pelaksanaan kegiatan

Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kegiatan Perluasan dan Pengembangan Kesempatan Kerja padat Karya Infrastruktur Tahun 2019

1.7.    Waktu Pelaksanaan :

1.7.1 Waktu Pelaksanaan adalah 20 Hari Efektif atau dari tanggal 24 Juli s/d 18 Agustus 2019

1.7.2 Jam Pelaksanaan : 07.00 Wib s/d 12.00 Wib

1.8 . Jumlah Tenaga Kerja Terserap :

        Jumlah Tenaga Kerja terserap 180 Orang

1.9.  Pelaksanaan Kegiatan : Terlampir

2.0   Hasil yang di capai :2.0.1.Hasil yang di capai dari kegiatan ini adalah terbangunnya sistem kegotong royongan warga

        2.0.2 Kebersihan Saluran

        2.0.3 Mengurangi dampak banjir

        2.0.4 Mempercantik lingkungan

        2.0.5 Sampah yang terbuang ke Tempat Pembuangan Akhir : 38 Truk.