Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan Monitoring Uji Kompetensi Pelatihan Barista dan Las DBHCHT I Tahun 2026

Kota Pekalongan – Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan, S.T., melaksanakan monitoring pelaksanaan Uji Kompetensi Pelatihan Barista dan Las SMAW 3F Program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahap I Tahun 2026 di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, Sabtu (27/6/2026).
 
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan proses uji kompetensi berlangsung sesuai standar, objektif, dan mampu mengukur kompetensi peserta berdasarkan skema sertifikasi yang berlaku. Uji kompetensi merupakan tahapan akhir dari rangkaian Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang diikuti peserta sebagai bentuk pengakuan atas keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan.
 
Dalam kesempatan tersebut, Betty Dahfiani Dahlan meninjau secara langsung proses asesmen pada masing-masing kejuruan, berdialog dengan para asesor maupun peserta, serta memberikan motivasi agar seluruh peserta dapat mengikuti uji kompetensi dengan percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
 
"Uji kompetensi ini bukan sekadar penilaian akhir, tetapi menjadi bukti bahwa peserta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja maupun dunia usaha. Sertifikat kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat meningkatkan daya saing serta membuka peluang kerja dan wirausaha bagi para lulusan," ujarnya.
 
Program pelatihan yang didanai melalui DBHCHT ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan dinyatakan kompeten, peserta akan memperoleh sertifikat kompetensi yang diterbitkan melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
 
Melalui kegiatan monitoring ini, Dinperinaker Kota Pekalongan berharap seluruh proses pelaksanaan uji kompetensi dapat berjalan dengan lancar, transparan, dan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta siap bersaing di dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.