Kunjungan Kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, di Batik Perada, Kota Pekalongan.

          Dalam kunjungannya ke pelaku usaha batik di Kota Pekalongan, Kamis (16/09), Menko Airlangga mendengarkan aspirasi pemilik dan pengrajin batik serta berkenan mempraktekkan langsung cara membatik menggunakan alat tradisional canting.

          Perada Batik Pekalongan merupakan salah satu contoh pelaku industri batik yang masih tetap bertahan di masa pandemi. Meskipun terdapat pengurangan jumlah pengrajin, usaha yang berdiri sejak tahun 2011 ini tetap berinovasi dan berproduksi untuk terus menggerakkan ekonomi daerah.

          "Kita mengapresiasi seluruh stakeholders yang terlibat menggerakkan industri batik. Saya ucapkan selamat karena tetap mampu bertahan di masa pandemi, bahkan ekspornya naik," tutur Menko Airlangga.
Berdasarkan data yang ada di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan IKM sektor usaha batik di Kota Pekalongan sebanyak 1.457 IKM dan selama pandemi Covid-19 tetap mampu bertahan walapupun ada penurunan jumlah omzet.



          Turut hadir juga dalam kesempatan tersebut Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud, Anggota DPR RI, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir, Walikota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Ketua DPRD Kota Pekalongan M. Azmi Basyir, dan Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih beserta jajaran Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan.

(diakses dari https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/3305/diversifikasi-produk-batik-mendukung-pemulihan-ekonomi-nasional)